
Prediksi Bangsa Arab akan di Gantikan oleh Kaum Yang Lain
هَٰٓأَنتُمْ هَٰٓؤُلَآءِ تُدْعَوْنَ لِتُنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ فَمِنكُم مَّن يَبْخَلُ ۖ وَمَن يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَن نَّفْسِهِۦ ۚ وَٱللَّهُ ٱلْغَنِىُّ وَأَنتُمُ ٱلْفُقَرَآءُ ۚ وَإِن تَتَوَلَّوْا۟ يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوٓا۟ أَمْثَٰلَكُم
Artinya: Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling /niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini." (QS. Muhammad : 38)
يَا رَسُولَ اللَّهِ فَلَمْ يُرَاجِعْهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى سَأَلَهُ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا قَالَ وَفِينَا سَلْمَانُ الْفَارِسِيُّ قَالَ فَوَضَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ عَلَى سَلْمَانَ ثُمَّ قَالَ لَوْ كَانَ الْإِيمَانُ عِنْدَ الثُّرَيَّا لَنَالَهُ رِجَالٌ مِنْ هَؤُلَاء
Ya Rasulullah, siapakah mereka itu?' Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak menjawab hingga orang-orang tersebut bertanya sebanyak tiga kali. kami ada Salman Al Farisi. Kemudian Rasulullah meletakkan tangannya pada Salman seraya bersabda: 'Seandainya iman itu berada di tempat bintang-bintang di langit, tentu orang-orang Persia pasti akan mencapainya.' ( Hadits shahih Muslim)
Bangsa Arab senagai pusat kejayaan Islam, tapi ayat Al-Qur’an jelas mengingatkan: kalau satu kaum berpaling, Allah akan gantikan dengan kaum lain yang lebih ikhlas dan berani. Kini banyak yang menilai bangsa Arab terlalu sibuk dengan dunia, harta, dan kekuasaan. Mereka takut kehilangan kekayaan, kikir dalam berinfak, bahkan ada yang berpihak pada musuh Islam. Padahal amanah Islam menuntut keberanian, pengorbanan, dan keteguhan hati.
Sejarah membuktikan, kejayaan Islam tidak eksklusif milik satu bangsa. Ketika Arab melemah, Persia, Turki, bahkan kaum non-Arab lain pernah tampil sebagai pengganti. Pesan utamanya: Allah tidak butuh manusia, manusialah yang butuh Allah. Kalau satu bangsa lalai, Allah akan pilih bangsa lain yang lebih siap.
Jadi peringatan ini bukan hanya untuk bangsa Arab, tapi untuk seluruh umat Islam. Jangan sampai kita digantikan karena terlalu cinta dunia, takut berkorban, dan berpaling dari perjuangan. Yang bertahan adalah mereka yang berani, ikhlas, dan teguh membela agama.







