Sports

.
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Bisnis NAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Bisnis NAS. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Januari 2026

Strategi Pejabat Menipu Jelang Akhir Jabatan

 

Di sebuah kantor pemerintahan, ada seorang pejabat yang kita sebut saja dengan nama samaran Pak Cbonk. Masa jabatannya tinggal sebentar lagi, tapi masalah besar menumpuk:  

- Anggaran kantor sudah habis dihamburkan.  

- Proyek pembangunan kantor baru belum juga dimulai.  


Pak Cbonk pun memutar otak. Ia mengumpulkan para kontraktor ke ruang rapat. Dengan nada penuh keyakinan, ia berkata:  


“Kita masih punya proyek akhir tahun. Dana Rp11 miliar akan segera cair kuitansi pencairan sudah ada dalam saku saya, hanya saja prosesnya agak lambat. Supaya pembangunan kantor tidak tertunda, saya minta kalian dulu yang menalangi. Bangunlah kantor itu dengan uang kalian, nanti begitu dana cair, saya ganti semuanya. Bahkan keuntungan proyek saya serahkan penuh untuk kalian, tanpa potongan fee.”  


Para kontraktor yang mendengar janji manis itu langsung tergiur. Mereka membayangkan keuntungan besar tanpa harus berbagi dengan pejabat. Tanpa pikir panjang, mereka patungan memakai uang pribadi masing-masing untuk membangun kantor baru.  


Yang paling bersemangat adalah grup Sembilan Ular, kumpulan kontraktor yang terkenal kompak dan berani ambil risiko. Mereka bahkan rela menyelipkan sedikit uang “terima kasih” untuk Pak Cbonk, meskipun beliau tidak meminta fee di depan.  


Bangunan kantor pun mulai dikerjakan. Namun, pembangunan baru berjalan setengah jalan ketika masa jabatan Pak Cbonk berakhir. Ia pensiun dengan tenang, meninggalkan proyek yang belum rampung.  


Dan ternyata—anggaran yang dijanjikan tidak pernah ada alias ZONK.  


Kontraktor, terutama grup Sembilan Ular yang sudah keluar uang pribadi, hanya bisa gigit jari. Kantor baru berdiri separuh, dana tak kunjung cair, dan mereka tertipu oleh strategi seorang pejabat yang pandai berjanji di ujung masa jabatan.  


Babak Akhir: Jalan Pintas Pejabat

Derik-detik akhir jelang pensiun, hutang dan tekanan tetap menghantui. Akhir masa jabatan Pejabat yang tertinggal menghitung hari ini pun, membuat dia kembali memutar otak. Salah satu “strategi darurat” yang muncul adalah membuka ruang memalak—atau dengan bahasa manis disebut pajak dadakan.  


Siapa saja bisa jadi sasaran:  

- Kontraktor yang masih berharap uangnya kembali, terutama grup Sembilan Ular.  

- Pengusaha lokal yang butuh izin cepat.  

- Warga kecil yang mengurus administrasi di akali untuk berurusan berkali-kali.  

- Bahkan rekan sesama pejabat yang masih aktif di mintai.jatah. 

- Depan.Kantor yang biasanya Bebas Parkir sudah jadi Lahan Parkir.

- Bahkan untuk memakai WC dan Kamar Mandi Kantor pun sudah di pasang Tarif minimal 2000 sekali pipis.


Dengan dalih “aturan baru” atau “pajak tambahan”, ia mencari cara menutup lubang hutang. Rakyat yang sudah jadi korban janji manis, kini kembali jadi sasaran pungutan ala pejabat yang pandai berkelit.  


Efisiensi Paksa Pejabat Baru

Ketika Pak Gmoy sebagai pejabat baru masuk menggantikan Pak Cbonk, ia mendapati kantor penuh hutang dan anggaran yang sudah berantakan. Tidak ada pilihan lain selain menerapkan efisiensi ketat.  


Semua pos anggaran dipotong habis, kecuali satu: uang makan. Alasannya sederhana: sudah terlanjur janji traktir anak-anak kantor, jadi bagian itu tidak boleh dihapus.  


Bidang-bidang lain, mulai dari operasional, program, hingga kegiatan rutin, semuanya dipangkas. Para pegawai hanya bisa mengeluh, karena janji pembangunan kantor baru tinggal separuh bangunan, sementara anggaran yang tersisa hanya cukup untuk makan bersama.  






Sabtu, 03 Januari 2026

Rahasia yang Tidak Pernah Terbongkar: Cara Menjadi Kaya Mendapatkan 100 Juta per Bulan Tanpa Kerja

 

Di balik cerita-cerita sukses yang beredar, selalu ada satu kisah yang membuat orang penasaran. Sebuah kisah tentang seseorang yang mampu meraih penghasilan seratus juta per bulan, tanpa terlihat bekerja seperti orang kebanyakan.  


Langkah-langkahnya terdengar sederhana, tapi selalu disampaikan dengan cara yang mengambang.  

- Ada yang bilang dimulai dari memanfaatkan peluang.  

- Ada yang menyebut tentang mengatur strategi.  

- Ada pula yang menekankan pentingnya menjaga konsistensi.  

Semua terdengar logis, tapi tidak pernah benar-benar jelas.  


Setiap kali orang bertanya lebih jauh, jawabannya selalu samar. Seolah-olah ada pintu yang hampir terbuka, tapi kembali tertutup rapat. Cerita itu terus bergulir, membuat banyak orang percaya bahwa ada “program pemerintah” yang sedang berjalan, yang bisa membawa siapa saja ke angka fantastis itu.  


Namun, semakin dikejar, semakin kabur jejaknya. Tidak ada yang bisa memastikan langkah konkret apa yang harus diambil. Yang ada hanyalah potongan-potongan abstrak, gambaran besar yang membuat orang semakin penasaran.  


Dan akhirnya, ketika semua orang berharap menemukan kunci terakhir, jawaban yang muncul hanyalah satu:  


Namanya saja rahasia, mana mungkin dibongkar. 🤭








Jumat, 02 Januari 2026

Bahaya Pinjol: Gagal Bayar, Hidup Bisa Berantakan

 

Pinjol itu manis di awal. Butuh uang cepat, tinggal klik, langsung cair. Tapi di balik manisnya, ada racun yang bisa bikin hidup berantakan. Mantan debt collector pernah cerita di podcast, bagaimana orang yang gagal bayar jadi benar-benar “telanjang” di hadapan pinjol.  


Begitu kita setuju syarat aplikasi, IMEI handphone, nomor telepon, dan email otomatis tercatat. Ada alat canggih bernama cyber tool yang bisa membuka isi ponsel: galeri, riwayat panggilan, bahkan lokasi. Sekali gagal bayar, foto pribadi bisa dijadikan senjata. Mereka bisa kirim ke teman, keluarga, atau siapa saja. Ancaman bukan lagi sekadar tagihan, tapi tekanan psikologis yang bikin hidup kacau.  


Padahal jelas, Undang-Undang ITE Pasal 30 melarang akses dokumen elektronik tanpa izin. Ancaman pidananya enam tahun penjara. Artinya, praktik membuka isi ponsel peminjam itu melanggar hukum. Tapi kenyataannya, banyak korban memilih diam karena takut dan malu.  


Intinya sederhana: kalau mau pinjam, pastikan sanggup bayar. Jangan tergoda klik instan tanpa hitung risiko. Kalau terpaksa, pilih jalur resmi yang diawasi OJK. Jangan sembarangan kasih izin aplikasi. Dan kalau ada ancaman, laporkan. Jangan biarkan privasi kita jadi alat mainan.  


Pinjol bukan sekadar soal bunga. Ia bisa merampas martabat. Jangan biarkan satu klik sembrono mengendalikan hidup kita.  


Oleh : 

Adv. Yan Salam Wahab, SHI, M.Pd

Advokat/Pengacara, konsultan Hukum, Aktivis Kemasyarakatan Pengamat Lingkungan, Sosial, Pendidikan dan Hukum








Senin, 13 Maret 2023

KEUNTUNGAN TUKANG BAKSO BISA BIKIN DIA JADI MENANTU IDAMAN???

 

 Bener ga sih kalo tukang bakso itu bukan menantu idaman??? Mari kita hitung²an modal serta keuntungan tukang bakso di Indonesia. Modal awal yg perlu dipersiapkan untuk peralatan adalah gerobak 2jt, peralatan memasak 1,5jt, peralatan makan 1jt, bahan baku 2jt, sewa tempat 400rb, biaya lain-lain 500rb, total 7,4 jt. Misalnya dengan estimasi 45 orang pembeli bakso Anda dan membayar makanan dan minuman sekitar Rp15 ribu per orang, maka selama satu bulan atau 30.hari, Anda akan mendapatkan penghasilan kotor sekitar Rp20 juta. 
Maka penghasilan bersih - penghasilan kotor — modal - 20 juta — 7,4 juta - 12,6 juta!!! 
Jadi menurut temen² keuntungan tukang bakso besar atau kecil nih??? 
Cocok jadi menantu idaman??? 
Tapi tentu saja untuk membuka usaha bakso bukan hanya memerlukan modal, namun perlu ketekunan dan kerja keras yah. 
Selain itu temen² harus siap capek dan panas²an saat awal memulai usaha bakso sebelum merekrut pegawai. 
Nah selain bakso, ada kok idebisnis yang lain yg tidang butuh banyak modal.. yakni.....

Selasa, 02 Maret 2021

Tidak ada makan siang yang gratis

 


 Sering kali kita mendengar beberapa istilah yang digunakan banyak orang untuk menyampaikan beberapa maksud/tujuan untuk kepentingan diri sendiri, tanpa diketahui orang banyak namun cukup berdaya ledak ultra massif sehingga banyak orang yang mau menuruti apa yang kita mau dengan sendirinya (sebenarnya ini merupakan cara pemaksaan paling halus yang pernah ada dikolong langit ini). 

There is no free lunch atau yang diterjemahkan secara bebas merupakan tidak ada makan siang yang gratis merupakan istilah dari dunia ekonomi yang berarti “tidak ada makan siang gratis” atau dalam bahasa Inggrisnya There no ain’t such thing as a free lunch digunakan untuk menunjukkan bahwa tidak ada sesuatu yang cuma-cuma di dunia ini. Yang ada hanyalah subsidi silang. Awal ungkapan ini, di tahun 1872, New York Times menceritakan bahwa makan siang gratis muncul sebagai tren umum di Crescent City (New Orleans). 

Mereka memberi makan siang gratis, meskipun minumnya harus bayar. Para pemilik bar bertaruh bahwa pengunjung akan minum lebih dari satu kali. Jadi tetap saja ada seseorang yang membayar untuk sesuatu. Fakta bahwa model ini bertahan cukup lama, menunjukkan bahwa pertaruhan para pemilik bar tersebut dapat diterima secara bisnis. (wikipedia.com) Pun setelah definisi diatas banyak yang memanfaatkan istilah ini untuk kepentingan tertentu, seperti mengajaka banyak orang untuk bergabung ke Multi Level Marketing, usaha yang kebanyakan menawarkan uang berlipat lipat ganda tanpa harus bekerja. Atau dalam keadaan lebih eksplosif mengajak orang untuk bergabung kedalam sekte-sekte tertentu serta mengajak banyak orang untuk menjalankan hal negatif lainnya.

 Satu point yang harus dicatat adalah perkuat diri kalian dengan pengetahuan, bisa saja banyak disekitar kalian yang memberikan "makan siang yang tidak gratis" mungkin untuk kepentingan bisnis atau yang lebih membahayakan untuk kepentingan negatif ultra berbahaya. Hanya kalian yang dapat menyaring semua informasi yang diberikan jangan sekali kali menerima bulat-bulat apa yang orang kasih. Karena siapa tahu, itu memang benar makan siang yang tidak gratis