Sports

.
Tampilkan postingan dengan label Politik INTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik INTER. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Februari 2026

YANG KUAT TIDAK AKAN MUNGKIN TUNDUK PADA ATURAN PIHAK YANG LEMAH

 
Bayangkan Anda mengajak berbisnis seorang preman yang jauh lebih kuat dari Anda. Tanpa perlu berbisnis pun, ia sudah bisa memalak Anda dengan otot dan pengaruh yang dimilikinya. Begitulah posisi kita di hadapan Amerika Serikat. Kita kira dengan menuruti semua kemauan Trump, tarif akan dihapus. Nyatanya? Produk kita tetap kena 19 persen, sementara barang-barang mereka masuk gratis.  

Uang pada dasarnya hanyalah kertas yang diberi angka. Bedanya, bangsa penguasa bisa meyakinkan dunia bahwa kertas mereka lebih berharga daripada kertas kita. Kertas mereka bisa berlaku di mana saja, sementara kertas kita dianggap mainan anak-anak. Inilah bentuk kekuasaan yang paling telanjang: bukan karena mereka lebih pintar, tapi karena mereka lebih kuat memposisikan diri agar aman, sementara kita rela menandatangani kontrak penyanderaan secara sukarela.  

Amerika tidak menghasilkan apa-apa selain kemampuan menekan dan merampok dari pihak lain. Mereka hidup dari mengatur aturan main seenaknya, memanfaatkan kelemahan mitra dagang, dan menjadikan negara lain sebagai ladang keuntungan. Indonesia pun kena getahnya. Dan bodohnya, kita justru merasa sudah “menang” padahal jelas-jelas dirugikan. Kita membuka pintu selebar-lebarnya, mereka bebas masuk tanpa bayar, sementara kita masuk ke negara mereka harus bayar mahal. Itu adalah murni kena palak.  
Lebih ironis lagi, sikap kita terhadap Palestina. Di panggung internasional, kita berteriak lantang membela Palestina, bahkan siap kirim pasukan. Tapi di balik layar, arah kebijakan mulai goyah: ada wacana pengakuan Israel dengan syarat tertentu. Artinya, kita bukan hanya terlihat bodoh di hadapan Amerika, tapi juga mengkhianati komitmen moral yang selama ini kita banggakan.  

Bangsa yang kuat tidak akan tunduk pada yang lemah. Mereka tahu cara memposisikan diri agar aman. Maka, kalau kita benar-benar ingin disebut kuat, jangan hanya berani di kata-kata. Jangan sampai harga diri bangsa ditukar dengan kertas berangka yang semu, akses pasar palsu, atau kompromi politik yang melemahkan solidaritas kita.  

Tarif 19 persen, uang yang hanya kertas berangka, sikap bodoh di hadapan Amerika, dan pengkhianatan terhadap Palestina sama-sama ujian diplomasi. Pertanyaannya sederhana: mau terus jadi korban dipalak murni, terlihat bodoh, sekaligus mengkhianati komitmen moral, atau berdiri tegak sebagai bangsa berdaulat? Jawabannya ada pada keberanian kita sendiri. Yang kuat tidak akan mungkin tunduk pada  aturan pihak yang lemah.  










Minggu, 24 Juli 2022

Matery After Married Phobia

 



Ini Adalah serangkaian Daftar anggaran bulanan, bagi yang ingin dan baru menikah. Asumsi disusun berdasarkan skala proritas, sangat2 relatif, dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah) 

1. Makan Dengan asumsi sekali makan adalah 15.000.-

Maka makan 3x sehari,kali 2 orang (karena lagu sepiring berdua cuma berlaku pada saat pacaran ajah), kali 30 hari adalah Rp2.700.000 

Tips 

Rajin2 ke kondangan atau sunatan, dan bawa pulang nasi nya, pasti lebih ngirit 

2.Kontrakan 

Dengan asumsi masih ngekos di rumah petak, yang punya uda botak, tapi masih galak, dan punya anjing belum jinak. Maka dana untuk kos/kontrakan sekitar 300.000/bulan 

Tips

Tinggallah di Pondok Mertua Indah. Niscaya 2 dana diatas gak akan pernah ada. Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk 'makan ati'

3. Listrik dan Air

Dengan asumsi daya listrik 900 watt dan pake jetpam maka anggaran untuk listrik adalah 200.000/bulan

Tips

Jangan pake AC, cukup AC (angin cendela). Jangan suka main Pake komputer, lap top, HP  dan.lainnya yg ngambil daya PLN, cukup main monopoli, atau cerita² aja ama istri terasa lebih romantis

4. Transportasi

Dengan asumsi naik motor ke kantor, dengan motor yang paling irit rit, rit, maka untuk ongkos bensin dan servis adalah 300.000/bulan

Tips

Gunakanlah minyak campur! (maksudnyah campur dorong, pasti lebih irit) 

Atau ikutlah "Nebeng Fans Club", dengan alasan mempererat silaturahmi dengan yang ditebengi maka perjalanan berangkat dan pulang kerja akan terasa lebih menyenangkan 

5. Komunikasi /net

Dengan asumsi paket nelpon dan net maka untuk sebulan, ongkos komunikasi berdua adalah 200.000 Tips Pakelah 'FREN' yang lebih murah (maksudnya kalo mau nelpon atau mau ngenet tinggal bilang "Freeen...minjam HP dan hotspotnya nya dong freen...") 

6. Keperluan sehari2 Seperti sabun,odol,shampoo, dil dsb. 

Dengan asumsi tidak pake fesyel,krimbat, manikyur, pedikyur, dan mendengkur, maka alokasi dana untuk ini sebesar 150.000 

Tips: 

Mandi kalo perlu saja. Kalo dulu 2 kali sehari,jadi 2 hari sekali. ... Untuk ngirit odol kembalilah memakai tumbukan batu bata 

7. Kesehatan 

Seperti minyak kayu putih,vitamin, obat pusing (ini penting buat pengantin baru wekekekek!), maka alokasi cadangan untuk kesehatan sebesar 150.000 

Tips Jaga kesehatan 

Jangan begadang...kalo tiada artinya...begadang bole saja...asalkan sambil ronda (halah!!) 

8.Entertaiment 

Nha ini kalo ada uang lebih aja, bisalaah sekali2 nontin liat live music, lari pagi di lapangan, atau makan martabak sekali2

Jadii...

Dari asumsi basic needs diatas maka pengeluaran untuk tiap bulan adalah

sebesar :

4.000.000/bulan

(...gede juga ya)

Mungkin ini bisa jadi bahan pertimbangan temen² ketika pengen nikah,

untuk kemudian dibandingkan dengan pemasukan yang ada.

Kalopun masih 'besar pasak daripada tiang'

Anda bisa memperkecil pasak, atau memperbesar tiang...ataauu. ..ga usak pake pasak, tapi dipaku aja!